Kesungguhanmu meraih apa yang telah dijamin untukmu dan kelalaianmu mengerjakan apa yang dituntut darimu merupakan bukti padamnya mata hati. (AL hikam 5)
Hidup orang yang beriman mengalir bersama-Nya (QS 16:99). Karena Dialah Zat Yang Maha Pemberi. Jadi, tidak sepantasnya kita menjalani hidup dengan penuh ketegangan.
Sebab, ketegangan dan rasa tertekan itulah yang sering menjadikan kita mengejar kebutuhan duniawi dan melupakan kepentingan ukhrawi.
Kita ibarat orang yang berjuang menggapai kebahagiaan “sesaat” untuk penderitaan “seabad”. Kita membutakan diri dari penghambaan kepada-Nya dan jatuh pada penghambaan pada dunia.





0 komentar:
Post a Comment