Menggebunya semangat tak akan mampu menerobos benteng takdir. (AL Hikam 3)
Pertemuan antara kehendakmu dan kehendakNya bagaikan angin yang membatasi busur panahmu dengan sasaran. Meskipun perhitunganmu sangat akurat, bisa saja angin “membelokkan” busurmu ke arah yang lain.
Tugasmu hanyalah memfokuskan perhatianmu pada sasaran, mempersiapkan segala kemungkinan untuk berhasil “membidik” tepat sasaran. Selanjutnya, biarkan ketentuan-Nya yang bermain (QS 39:38).
Karena sejujurnya kita memang tidak pernah tahu apa yang akan terjadi saat busur melesat dan mengarah ke sasaran. Berbelokkah atau tetap lurus?
Baca selengkapnya...





